|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| Khotbah
Minggu |
|
|
|
13 Juli 2008
Mazmur 119 : 105-112; Roma 8 : 1-11; Matius 13 : 1-9
Roh Memberi Hidup dan Memerdekakan |
|
|
|
|
|
|
|
|
Karya roh yang dinyatakan dalam karya Tuhan Yesus pada
hakikatnya merupakan karya yang menjamin umat percaya
untuk mengalami kebebasan dari penghukuman Allah. Di
Roma 8:1 rasul Paulus berkata: Demikianlah sekarang
tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam
Kristus Yesus.
Kalau kita merdeka secara rohani, kita tidak perlu cemas
mengenai apa yang akan kita katakan atau kerjakan dalam
keadaan yang sulit dan tidak terduga.
Kalau kita tidak risau mengenai apa yang dikatakan oleh
orang mengenai diri kita atau apa yang akan kita peroleh
dengan tindakan kita, kata-kata dan tindakan yang tepat
akan mengalir dari pusat batin kita, karena Roh Allah
yang menjadikan kita anak-anak Allah dan memerdekakan
kita, akan berbicara dan bertindak melalui kita. Yesus
bersabda, Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah
kamu khawatir akan bagaimana dan akan apa yang harus
kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan
kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang
berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan
berkata-kata di dalam kamu (Matius 10:19-20).
Ketika kita membuka diri dengan sikap rendah hati maka
Tuhan melalui Roh-Nya yang Kudus akan membukakan
rahasia-rahasia yang akan menghidupkan dan memerdekakan
kita. Ketika kita membuka diri untuk diubahkan, roh ini
jugalah yang akan memperbaharui kehidupan kita setiap
saat. Kehidupan yang dipimpin oleh Roh berarti suatu
kehidupan yang makin ditandai oleh pembaharuan hidup
yang membebaskan dan menyelamatkan setiap orang yang ada
di sekitar kita. Dengan demikian kehidupan kita dapat
menjadi media dan manifestasi dari kehadiran Roh Allah
yang memberi hidup dan yang memerdekakan. Amin.
(TT) |
|
|
|
|
|
Arsip... |
|
|
|
|