|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| Khotbah
Minggu |
|
|
|
6 Juli 2008
Mazmur 45: 11-18; Roma.7:15-26; Matius11:16-19, 25-30
Berperang Melawan Dosa |
|
|
|
|
|
|
|
|
Dosa itu Nikmat, demikianlah judul sebuah film yang
ternyata membuat banyak orang jadi penasaran ingin
menontonnya. Benarkah? Dari pengalaman banyak orang,
biasanya setelah melakukan suatu kesalahan apapun itu,
akan timbul perasaan tidak nyaman, gelisah, takut,
apalagi jika melakukan dosa, mengerjakan sesuatu yang
bertentangan dengan Firman Tuhan, perasaan bersalah
tersebut rasanya terus menerus membayangi sehingga
mengalami rasa takut untuk datang menghadap hadirat
Tuhan dalam doa dan dalam bersekutu dengan saudara yang
lain.
Yang anehnya, demikian pengakuan dari beberapa orang,
setiap kali mendengarkan Firman Tuhan, rasanya ingin
sekali melaksanakannya, namun dalam kenyataan tidak
semudah itu bahkan seringkali yang dilakukan adalah hal
yang bertentangan. Akibatnya apapun yang akan dilakukan
selalu jatuh dan jatuh lagi dalam perangkap dosa.
Jika demikian, itu berarti bahwa tindakan dosa tersebut
lahir dari dalam diri manusia sendiri dan bukan
semata-mata karena pengaruh dari luar. Itu sebabnya
rasul Paulus berkata: Aku manusia celaka ! Siapakah
yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? (Roma
7:24). Tapi kemudian ia pun berkata lagi Syukur kepada
Allah! oleh Yesus Kristus Tuhan kita. Di sinilah Kunci
utama dari keberadaan Tuhan Yesus yang tidak
tergantikan oleh siapa pun yaitu bahwa Allah telah
menyerahkan segala sesuatu kepada Dia (Matius 11:27).
Kita akan terus menerus mengalami kegagalan dalam
melakukan kehendak Allah jika kita bertolak dari
kemampuan diri kita sendiri, sebab dosa selalu berusaha
menguasai kehidupan kita. Karena itu marilah kita selalu
berusaha menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan ini
dan mengarahkan hidup kita seperti yang dikehendaki-Nya.
Mau menikmati hikmat dan anugerah keselamatan dari Tuhan?
Tuhan Yesus berkata:.......belajarlah pada-Ku, karena
aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan
mendapat ketenangan. (Matius 11:29)
(TT) |
|
|
|
|
|
Arsip... |
|
|
|
|