|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| Khotbah
Minggu |
|
|
|
29 April 2007
Yohanes 10: 22-30
Kebangkitan Kristus Memberi Hidup dan Keselamatan |
|
|
|
|
|
|
|
|
Segala sesuatu dalam kehidupan ini ada yang
menggerakkannya. Mungkin saja itu adalah impian atau
keinginan yang menggerakkan kita melakukan sesuatu dengan
penuh semangat dan tidak pernah mundur ketika dihadapkan
pada tantangan dan hambatan apapun. Atau mungkin juga
kegagalan, trauma dan hal-hal menakutkan lainnya yang
menjadikan kita bergerak lamban atau bahkan tanpa arah dan
tujuan. Marilah kita merenung sejenak, sebenarnya apakah
yang seharusnya menggerakkan kita menjalani kehidupan ini
? Jika kehidupan hanya berhenti pada saat kematian tiba,
maka marilah kita melakukan sesuatu dengan segala daya dan
upaya yang kita miliki untuk memperoleh impian kita di
dunia ini.
Setelah peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus, para murid dan
Rasul Paulus mengubah jalan hidup mereka, yang tadinya
digerakkan oleh impian mereka sendiri untuk menjadi sukses
dan punya kekuasaan duniawi, menjadi digerakkan oleh kuasa
Roh Kudus untuk mengikuti Gembala yang baik mengabarkan
kabar keselamatan dan kehidupan yang kekal.
Kebangkitan mengingatkan para murid bahwa setelah kematian
masih ada kehidupan dan barangsiapa mengasihi Dia dan
tahan uji, maka ia akan menerima mahkota kehidupan yang
kekal (Yak.1:12). Adakah sesuatu yang lebih baik, yang
menggerakkan kita dalam kehidupan ini selain mendengarkan
suara gembala yang menuntun kita kepada air kehidupan yang
kekal ?
[TT] |
|
|
|
|
|
Arsip... |
|
|
|
|