Arsip Renungan
Keluarga Yang Terlibat Dalam Pemulihan Relasi Antar Manusia - 3 Nopember 2008
Kehidupan yang moderen, konsumtif, hedonis dan yang dibelenggu oleh teknologi memberi ruang dan peluang yang kelewat kecil bagi relasi-relasi. Maka konflik, pertikaian bahkan permusuhan kerap terjadi, dan yang kerapkali disebabkan oleh pementingan diri atau uang. Atas nama upaya mengejar kemakmuran, kejujuran, kesetiaan dan kesetiakawanan dianggap relatif. Keindahan bahkan kebahagiaan diterjemahkan ke dalam banyak-sedikitnya uang yang didapatkan atau yang dihabiskan. Hidup individualistik dengan cepatnya menggeser hidup komunal.
Kebudayaan dan Kekristenan - 1 September 2008
Selama 4 minggu berturut-turut dalam 1 tahun, GKI Pondok Indah berupaya memerkenalkan budaya-budaya yang dimiliki anggota jemaatnya dan memberikan makna baru sebagai kendaraan bagi ibadah yang lebih kontekstual. Lebih jauh lagi, tentunya gereja berharap agar kita semakin P3 yaitu peka, prihatin, dan peduli terhadap kebutuhan saudara-saudara kita di daerah tersebut. Kebersamaan, doa, dana dan perhatian tentulah mereka perlukan.
Tetap Teguh pada Janji Allah - 1 Juli 2008
Kita patut bersyukur mempunyai Allah yang penuh dengan kasih karunia. Allah yang selalu memberi kesempatan kedua! Tentu ruang yang diberikan Allah ini bukanlah ruang untuk kita boleh terus berbuat dosa kembali. Ruang ini adalah ruang pertobatan dan memperbaiki diri. Setiap orang beriman dan gereja harus selalu menyediakan ruang ini buat para pendosa. Dengan demikian kita lalu boleh menjadi saluran anugerahNya.
Pergi dan Katakanlah... - 28 April 2008
Kita diutus untuk pergi (baca: kembali) ke “Galilea” kita masing-masing. Ke situasi kehidupan nyata kita, ke keseharian kita. Di sanalah kita mewartakan karya penyelamatan Tuhan melalui keutuhan hidup dan karya kita. Karena di sanalah Tuhan yang bangkit masih tetap berkarya. Mari kita jadikan Paska kita bermakna. Bukan cuma buat diri kita, tetapi terutama bagi orang lain.
Lebih daripada yang biasa - 24 Pebruari 2008
Dunia kita membutuhkan ‘manusia super’ bukan manusia ‘pecundang’ (loser) yang mampu membalas mata ganti mata bagi siapa pun yang melukainya, demikianlah paradigma dunia, tetapi paradigma Tuhan sama sekali berbeda. Haruslah diakui bahwa pengajaranNya adalah penjungkirbalikan semua dan segala sesuatu yang kita anggap ‘umum’, lazim atau ‘biasa’; namun inilah tantangan kita yang sebenarnya sebagai anak-anak Tuhan
Muliakanlah Dia yang Datang - 26 Desember 2007
Kita juga tidak termasuk ke dalam golongan para pemuka agama yang saleh bahkan suci, yang paling tahu apa yang benar dan apa yang tidak, apa yang baik dan apa yang tidak. Bila Yesus lahir di abad duapuluhsatu ini, kemungkinan besar kepada kitalah warta kedatangan-Nya disampaikan para malaikat-Nya, ketimbang kepada para politisi dan ulama kita. Maka marilah kita belajar dari teman-teman kita, sesama wong cilik, bagaimana mereka menyambut kedatangan Tuhan.

 Sebelumnya..

• Bersama Keluargaku Bersinar Bagi-Nya - 6 Nopember 2007
• Manusia Multi-Dimensi - 4 September 2007
• Kasih dalam Pelayanan, Peduli dalam Tindakan - 26 Juni 2007
• Mengapa Kau Mencari Dia yang Hidup di Antara Orang Mati? [Lukas 24:5a] - 5 Mei 2007
• Komitmen dalam Kata dan Karya [Matius 5:37] - 28 Pebruari 2007
• Lihat! Kemuliaan Allah Dinyatakan [Yohannes 1:14] - 30 Desember 2006
• Yesusku, Yesus keluargaku! [Yosua 24:15] - 7 Nopember 2006
• Kebenaran Yang Memerdekakan [Yohanes 8:31-32] - 2 September 2006
• Karena Tuhan Peduli Kitapun Peduli [Amsal 3:27-30] - 30 Juni 2006
• Jesus life style or...? - 29 April 2006
• Peka Terhadap Sapaan Tuhan - 28 Pebruari 2006
• Sebuah Check Up Kehidupan - 2 Pebruari 2006
• Kedatangan-Nya Mengubahku - 23 Desember 2005
• Apakah Yesus Menjalani Hidup Berkeluarga? - 26 Oktober 2005
• Limit of Freedom [Keluaran 22:21-27] - 7 September 2005
• Pembangunan Belum Usai - 23 Juni 2005
• Apakah Motivasi Hidup dan Kehidupan Kita? - 23 April 2005
• Peduli, Gaya Hidup Orang Percaya - 25 Pebruari 2005
• Tentang seorang Ibu yang Mengguncang Hati Yesus - 27 Januari 2005
• Menerima Yesus dengan Telinga, Mata, Tangan dan Mulut (I Yoh 1:1-3) - 8 Januari 2005
• Apa yang akan kita lakukan bila hidup kita terbeban? - 21 Desember 2004
• Mengejawantahkan Damai Sejahtera di dalam Keluarga - 30 Nopember 2004
• Harga Sebuah Kemerdekaan, Suatu refleksi: I Petrus 2:11-17 - 30 Agustus 2004
• Menaburlah Benih demi Keberhasilan - 29 Agustus 2004
• Supaya Lebih Banyak Berbuah - 30 Juni 2004
• Petrus yang Malang - 30 Mei 2004
• Refleksi Paska - 29 may 2004
• Jemaat yang Bertumbuh & Berbuah - 30 maret 2004
• Mengapa di kandang? - 30 januari 2004
•

Kemerdekaan RI Ke-58 - 30 september 2003

• Bersukacita dan Menyingsingkan Lengan! - 30 juli 2003
• Terus Menengok ke Atas - 30 may 2003
 

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003