Kolom Remaja
13 Agustus 2007
Macam-macam Bentuk Ungkapan Syukur
Hi guys! Sudah sering dengar kata bersyukur? Lalu sudah pahamkah akan artinya? Kata bersyukur pastinya sudah sering kita dengar entah itu melalui Alkitab, khotbah di gereja, buku bacaan rohani atau puisi mungkin. Tidak masalah seperti apa pun wujudnya. Hanya saja tanpa kita sadari sebetulnya ada banyak sekali bentuk ungkapan syukur yang sederhana namun memiliki makna yang cukup dalam. Dan tentu saja ungkapan syukur itu mudah sekali diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan yang seperti apa itu? Baiklah mari kita bahas satu persatu langkah-langkahnya!
 
Step 1 Keluarga
Pernah berpikir mengapa kita jadi anak orantua kita? Mengapa kita memiliki orantua yang seperti ini? Mengapa tidak seperti itu? Mengapa begini, mengapa begitu? Baiklah tahan dulu rasa pena-saran itu.

Dalam setiap hidup manusia Tuhan selalu punya rencana, begitu pula dalam hidup kita. Sebelum kita lahir, kita tidak dapat menentukan siapa yang akan jadi orangtua kita, begitu pula orang-tua tidak dapat menentukan siapa yang akan jadi anaknya, semua Tuhan yang menentukannya. Jadi jangan merasa sedih kalau punya ayah yang galak atau ibu yang cerewet. Hormati mereka dan dengar nasihatnya, itu membuktikan kalau kita bersyukur punya mereka. Selain orangtua syukuri juga jika kita punya kakak dan adik, karena Tuhan sudah menjadikan kita saudara dengan mereka. Syukuri mereka dengan mau berbagi dan selalu hidup rukun dengan mereka.

Nah... for the last in this step, justru yang sering terlupakan lho. Ingat kalau di tengah-tengah keluarga kita juga ada mbak, bibi dan pak supir yang selalu membantu kegiatan dalam keluarga kita. Coba bayangkan bagaimana rasanya jika mereka tidak ada, pasti semua pada repot kan? Enggak ada baby sitter yang menjaga adik, enggak ada bibi yang membantu pekerjaan di rumah atau kita harus rela ke mana-mana sendiri karena tidak ada pak supir yang mengantar atau menjemput? Meskipun mereka bukanlah keluarga kandung kita, tetapi Tuhan telah menempatkan mereka di tengah-tengah keluarga kita. Jadi syukuri mereka dengan menghargai dan memperlakukan mereka dengan baik. Pasti mereka akan merasa senang berada di tengah-tengah keluarga kita.
 
Step 2 Sekolah
Pernah melihat anak-anak jalanan yang putus sekolah atau yang sejak kecil sudah tidak sekolah? Mungkin kita sudah terbiasa dengan situasi seperti itu dan karena itu pula kita jadi menganggap kalau situasi seperti itu adalah hal yang biasa. Tapi stop berpikiran “ah itu biasa” dan lakukanlah sesuatu! Meskipun tak banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mereka tapi keadaan tersebut dapat menyadarkan kita bahwa kita perlu mensyukuri kesempatan sekolah yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Rasa syukur itu dapat diwujudkan dengan belajar tekun dan sungguh-sungguh. Hindari menyontek! Karena nilai bagus dari hasil menyontek tidak mendapat nilai dari Tuhan melainkan dosa yang kita dapat. Jadi mulailah bersikap peka meskipun kita tidak dapat berbuat banyak terhadap teman-teman kita yang tidak memiliki “kesempatan” seperti kita, tapi paling tidak adanya mereka menyadarkan kita untuk berbuat sesuatu yaitu bersyukur atas kesempatan belajar kita. Karena mungkin saja kita dipakai Tuhan untuk memberantas kebodohan sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Hmm... who knows?
 
Step 3 Friends
Punya banyak teman pasti menyenangkan. Apalagi punya sahabat lebih menyenangkan lagi tentunya. Namun sadar atau tidak dalam persahabatan sering sekali hal-hal yang penting kita abaikan. Terkadang kita masih saja pilih-pilih dalam berteman, selain itu pada sahabat kita menjadikan mereka hanya sebagai “tong sampah” yang hanya dihujani dengan uneg-uneg kita. Stop tindakan seperti itu karena itu akan menunjukkan ras ketidak bersyukuran kita. Syukurilah teman-teman yang diberikan Tuhan itu, perbanyaklah teman dan sahabat tanpa harus melihat “siapa mereka”.
 
Step 4 Gereja
Gereja kita tercinta GKI-PI berulang tahun yang ke-23 pada tanggal 20 Juni 2007. Merupakan anugerah yang cukup besar karena selama 23 tahun gereja kita dapat bertumbuh dan berkembang. Perkembangan yang sangat baik itu patut kita syukuri. Dengan kemajuan gereja kita, segala kemudahan yang dulu sulit dicapai kini menjadi lebih mudah. Tapi meskipun begitu bukan berarti kita harus bersikap statis dan hanya menjalankan apa yang sudah ada saja.

Kita patut mensyukuri kelangsungan gereja kita dengan mengisinya agar memiliki makna di tiap umurnya. Aktif dalam kegiatan gereja merupakan salah satu bentuk ungkapan syukur kita terhadap adanya gereja. Jadi jangan ragu untuk melayani dalam gereja kita karena gereja adalah anugerahNya.
 
Step 5 Kesempatan
Bukan suatu kebetulan jika setiap pagi kita masih dapat bangun pagi dan malam hari masih bisa tidur nyenyak. Itu semua adalah karena pemeliharaan Tuhan dan juga tanda bahwa Tuhan memberi kita kesempatan. Ia memberi kita kepercayaan bahwa kita akan mempergunakan hari-hari pemberianNya dengan sebaik-baiknya. Jadi syukuri kesempatan yang diberiNya itu dengan tekun melakukan dan mengembangkan langkah-langkah di atas. Dan yang paling penting adalah jangan pernah absen bersekutu denganNya, karena belum tentu esok hari kita masih punya kesempatan.
 
Step 6 Cari
Contoh-contoh di atas hanya sebagian kecil dari banyak hal yang patut kita syukuri. Jadi jangan bosan untuk mencari apa saja yang patut kita syukuri dalam tindakan kita. Dan jika kita sudah melakukan ungkapan syukur itu, jangan lupa bawalah ke dalam doa maka semua usaha kita akan diberkati Tuhan.

Ok, contoh-contoh di atas mungkin sederhana, namun sulit-sulit mudah untuk menerapkannya. Jangan putus asa dulu jika kita mau berusaha dengan tekun, pasti akan membuahkan hasil. Dan jangan lupa mintalah selalu bimbingan Tuhan. Nah... sekarang banyak-banyaklah bersyukur karena upahmu besar di surga. Selamat bersyukur. Tuhan memberkati. (D.N’07)
 
>> Arsip

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003