|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
|
Kolom Remaja |
|
10 Februari 2007
AWAS Ada Pornografi di balik Manga
|
|
|
Komik? Wuih… namanya komik memang bacaan paling asyik en
menghibur. Apalagi komik-komik Jepang yang akrab disebut
Manga, yang meramaikan dunia baca kita. Rasanya enggak
bosan-bosannya ngelihat manga. Bukan cuma ceritanya yang
menarik, tapi juga gambar-gambarnya yang apik, lucu,
menarik en detil, bikin sobat muda makin jatuh cinta.
Enggak usah heran kalau komik-komik Jepang ini pun laris
manis. Dari anak-anak, remaja, bahkan sampai orang dewasa
ramai-ramai menyerbunya. Simak saja komik-komik macam
serial Sinchan, Sailormoon, The Invicible Wing, Majalah
Komik Nakayoshi, Growing Up, Mangaka’s Love, Kimagure
Orange Road, Love Hina, and so on.
But, sayangnya apa yang selama ini bikin sobat muda
kepincut ini, there’s something yang ternyata cukup
berbahaya juga buat kita. Apaan itu, ya? |
|
|
|
Pornografi Terselubung? |
Masa, sih? Yeah… this is the real fact! Coba deh perhatiin
komik-komik Jepang ini, terutama yang kisahnya romantis.
Hmm... enggak sedikit, kan, yang nongolin gambar-gambar
adegan kissing lips? Belum lagi penggambaran pakaian tokoh
ceweknya yang dibikin seksi dengan (maaf) belahan buah
dada yang terlihat menonjol. Bahkan ada beberapa manga
yang malah menampilkan adegan-adegan making love (ML),
mandi bersama dan tidur bersama dalam satu ranjang antara
cowok-cewek abege dengan pakaian yang minim.
Contohnya aja, nih, komik The Invicible Wing karya Iisaka
Yukako yang bertabur adegan kissing lips, juga adegan
mandi dan tidur bersama dengan pakaian yang minim. Di
Majalah Komik Nakayoshi pun tak luput dari adegan-adegan
kissing lips. Bahkan di salah satu cerita serial di
Majalah Komik Nakayoshi yang bertajuk Mermaid Melody karya
Pink Hanamori dan Michiko Yokote, justru menampilkan
adegan ML. Tanpa kata-kata pun, apa yang tergambar di
komik tersebut sudah sangat jelas dan bisa membuat
imajinasi pembacanya melayang-layang entah kemana. Adegan
serupa juga tergambar di komik serial Sailormoon yang
pernah ngetop di kalangan anak-anak beberapa tahun yang
lalu, di seri terakhirnya.
Meski komik-komik ini sudah dikasih label ‘R’ alias ‘Komik
Remaja’, tetap saja gambar-gambar beradegan seperti itu
tidaklah layak dikonsumsi sama teens. Pendek kata, sadar
atau enggak, kehidupan bebas dalam urusan asmara termasuk
free sex juga sedang ditebar dan diajarkan ke anak-anak
muda lewat manga. Apalagi yang namanya remaja yang baru
memasuki masa pubertas, disuguhi gambar-gambar macam ini
jelas saja bikin mereka makin penasaran. And then, bukan
enggak mungkin mereka pun tertarik untuk mencoba
mempraktekkan adegan yang mereka baca di komik. Padahal,
firTu jelas-jelas bilang, “Tetapi Aku berkata kepadamu:
Setiap orang yang memandang perempuan serta
menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam
hatinya.” (Matius 5:28). Meski baru ngelihatnya di gambar
komik sekalipun dan itu bikin sobat muda penasaran en
pikiran jadi mulai ngelantur enggak jelas juntrungannya,
Allah dengan tegas katakan bahwa itu sama saja sudah
berzinah!
Yang lebih memprihatinkan lagi, kalau sobat muda sering
jalan-jalan ke toko buku, komik-komik remaja ini justru
diletakkan menjadi satu dan berbaur dengan komik-komik
anak-anak. Makanya jangan heran kalau banyak anak-anak
kecil usia SD yang ikutan baca komik-komik remaja macam
ini. Hmm... kebayang, kan, gimana berbahayanya ini kalau
dibaca oleh anak-anak SD? |
|
|
|
Beware! |
Yang jelas
komik-komik semacam ini akan menimbulkan dampak yang
mungkin saja bisa enggak kita sadari. Bukan nggak mungkin
hal ini bisa terjadi karena kurangnya kemampuan kita untuk
dapat memilah bacaan yang tepat. Hanya karena gambar dan
jalan cerita yang bagus aja, kita langsung tertarik. Nggak
pakai mikir lagi apakah bacaan itu is realy good for us.
Di samping itu, sobat muda (dan juga adik-adik kita yang
duduk di bangku TK atau SD yang ikutan baca komik-komik
Jepang ini) bisa lebih cepat matang secara seksual sebelum
waktunya.
Bukannya nggak boleh baca komik, lho, tapi Om Paulus
pernah bilang, “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan
semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku
tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.” (1
Korintus 6:12). That’s why, jangan sampai kita diperbudak
oleh apapun juga, yang semuanya itu tidak bermanfaat en
not usefull buat kita.
Musti diingat! Sekarang ini semakin banyak
pengajaran-pengajaran sesat yang sedang ditebar Mang Iib
lewat beragam cara agar kita jatuh ke dalam dosa. Termasuk
juga lewat komik. That’s why, sobat muda kudu waspada en
lebih hati-hati dalam memilih bacaan, karena enggak semua
bacaan baik untuk kita. ‘Coz sekarang ada banyak bacaan
yang bukannya memberikan manfaat buat kita, tetapi malah
justru menyesatkan dan membuat kita jatuh dalam dosa.
Makanya, jangan biarkan diri kita diperbudak oleh
komik-komik yang sepintas kelihatannya hanya cerita biasa
saja, tetapi isinya ternyata malah menjerumuskan kita.
Mulai sekarang, belajar untuk selektif dalam memilih
bacaan, supaya kita enggak terjebak ke dalam bacaan-bacaan
yang membawa pengaruh buruk bagi diri kita. q(gd) |
|
|
|
|
|
>> Arsip
|
|
|
|
|
|