|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
|
Kolom Remaja |
|
20 Desember 2006
Tradisi Natal di Berbagai Negara Ika
|
|
|
|
Asyik... hari Natal sudah tiba... Hmm begitu kali ya kalo
masa raya Natal sudah semakin dekat. Mulai deh prepare
macam-macam. Mulai dari sepatu baru, baju baru, penampilan
baru, nyiapin kado-kado Natal, kue-kue, pohon Natal,
hiasan-hiasan Natal, en pernak-pernik Natal lainnya.
Pokoknya heboh deh.. Kalo ngelihat tradisi Natal di
Indonesia, maybe udah nggak asing lagi buat kamu-kamu
semua. Tapi gimana ya tradisi ngerayain Natal di beberapa
negara di dunia? |
|
|
|
Natal di Australia |
Di Australia, Natal jatuh di musim liburan yaitu mulai
awal atau pertengahan Desember hingga awal Februari.
Orang-orang Australia menggantungkan rangkaian bunga yang
berbentuk melingkar di depan pintu rumah mereka. Di malam
Natal, mereka juga berkeliling dari rumah ke rumah,
menyanyikan lagu-lagu Natal yang gembira. Masyarakat juga
menghias rumah-rumah dan juga taman-taman mereka dengan
pohon Natal dan lampu-lampu Natal. Terkadang mereka
mengadakan kompetisi kecil-kecilan untuk mendapatkan siapa
yang meraih pajangan lampu terbaik.
Di setiap ibukota negara bagian terdapat paduan suara
Natal yang besar dilengkapi cahaya lilin. Salah satu
perayaan terbesar diselenggarakan di luar kubah terbesar
di Australia. Para penonton berdiri di luar, masing-masing
orang memegang sebuah lilin. Setiap tahunnya sekitar
100.000 atau lebih orang-orang yang menghadiri perayaan
yang disiarkan di televisi di seluruh Australia. Ada juga
pawai Natal yang sangat besar di setiap ibukota negara
bagian. Sebagian besar kota-kota di Australia juga
mengadakan festival dan parade. Di beberapa tempat, di
taman-taman setempat diletakkan kembang api yang besar
untuk memeriahkan perayaan Natal. |
|
|
|
Natal di Republik Ceko |
Sepanjang malam tanggal 6 Desember, anak-anak di Republik
Ceko biasanya menyaksikan di langit berbagai tanda dari
Santo Nicholas. Mereka percaya bahwa Santo Nicholas akan
turun dari langit dengan membawa satu tas besar berisi
hadiah-hadiah bagi anak-anak yang sepanjang tahun telah
berbuat baik, dan satu tas besar berisi tongkat-tongkat
untuk anak-anak nakal. Ketika anak-anak mengira bahwa
mereka mendengar kedatangannya, mereka kemudian
beramai-ramai menuju ke ruang makan dan mengucapkan
doa-doa, berharap akan mendapat hadiah yang indah.
Biasanya anak-anak ini mendapatkan beberapa hadiah kecil
pada hari Santo Nicholas. Serupa dengan di Inggris dan
beberapa negara lainnya anak-anak ini juga menemukan
hadiah-hadiahnya di kaos-kaos kaki pada hari Natal. Hadiah
utama seringkali dibuka pada malam Natal.
Pada hari Natal di Republik Ceko, binatang-binatang
peliharaan dan binatang-binatang di peternakan juga ikut
ngerayain Natal lho. Binatang-binatang ini dikasih makanan
Natal yang spesial juga, yang dibagikan bersama-sama.
Selain itu, orang-orang di Ceko juga punya kebiasaan unik
di hari Natal. Pada hari Natal mereka sengaja meninggalkan
makanan yang ditaruh dalam sebuah tempat, dengan tujuan
agar bayi Kristus datang untuk mengambil makanan itu.
Ada-ada saja yah? |
|
|
|
Natal di Ghana |
Orang-orang Ghana merayakan Natal mulai 20 Desember sampai
minggu pertama bulan Januari. Malam Natal adalah saat di
mana perayaan dimulai dengan kebaktian di gereja yang
diiringi dengan tabuhan drum dan tari-tarian. Dalam
kebaktian, Pastor mengingatkan jemaat mengenai alasan
mengapa mereka berkumpul. Anak-anak biasanya memainkan
drama kelahiran Kristus atau drama lainnya. Kemudian
paduan suara mulai menyanyi dan orang-orang maju ke depan
untuk mulai menari. Lagu-lagunya kebanyakan dinyanyikan
dalam bahasa-bahasa yang paling dimengerti oleh masyarakat.
Maklum, ada 66 bahasa yang digunakan di Ghana (kebayang
kan bingungnya?). Ini membuat mereka merasa bahwa Allah
berbicara dalam bahasa mereka. Kadang-kadang
kebaktian-kebaktian dan tari-tarian ini berlangsung
sepanjang malam.
Beberapa orang lainnya merayakan malam Natal dengan
kembang api dan pesta-pesta. Pada hari natal,
gereja-gereja menjadi sangat penuh, dan orang-orang keluar
dengan pakaian tradisional mereka yang berwarna-warni.
Setelah kebaktian Natal di gereja pada pagi hari,
orang-orang cepat-cepat kembali ke rumah mereka dan mulai
saling memberi dan menerima hadiah-hadiah. |
|
|
|
Natal di Greenland |
Di desa-desa di kutub, tempat tinggal orang-orang Eskimo,
setiap keluarga sangat senang untuk saling mengunjungi dan
mengadakan pesta pada hari Natal. Mereka minum kopi dan
makan kue-kue serta saling bertukar parcel yang telah
dibungkus dengan kertas berwarna terang. Hadiah-hadiah
tradisionalnya seperti godam, sepasang taring beruang laut
yang telah dihaluskan, atau sarung tangan dari kulit
anjing laut. Setiap orang di desa mendapatkan sebuah
hadiah dan anak-anak pergi dari pondok ke pondok
menyanyikan lagu-lagu.
Pohon-pohon Natal harus diimpor karena tidak ada
pohon-pohon yang tumbuh sampai sejauh utara Greenland.
Mereka menghiasnya dengan lilin dan ornamen-ornamen yang
bercahaya. Tarian-tarian dilakukan sepanjang malam.
Setelah menikmati kopi, kue-kue dan menyanyikan lagu-lagu
gembira, orang-orang Greenland kemudian menyediakan
makanan yang sangat lezat yang disebut mattak, yaitu
kulit ikan paus dengan potongan lemak di dalamnya.
Selain itu disajikan juga makanan yang disebut kiviak,
terbuat dari kulit telanjang dari daging salah satu jenis
burung Arctic kecil yang kemudian dipanggang seluruhnya
dalam kulit anjing laut selama beberapa bulan, sampai
mereka mendapatkan tingkat pembusukan tertinggi. Meskipun
terdengar mengerikan, ini makanan yang sangat lezat di
Greenland. Tradisi lain orang-orang Greenland di malam
Natal, di mana para pria memperhatikan para wanita,
melayani mereka dengan menghidangkan kopi dan menyeduhnya
untuk mereka. Biasanya mereka juga mengadakan permainan. |
|
|
|
Natal di Yunani |
Di negeri yang terkenal dengan mitologi serta dewa-dewinya
ini, malam Natal biasanya merupakan saat di mana anak-anak,
terutama anak laki-laki, untuk pergi ke jalan-jalan sambil
menyanyikan lagu-lagu natal yang gembira. Mereka memainkan
drum dan kerincing, mengikuti irama sebagaimana lagu yang
mereka nyanyikan.
Kadang-kadang mereka juga membawa kapal-kapalan yang
dihias dengan biji-bijian yang dicat dengan warna emas.
Membawa sebuah kapal adalah kebiasaan kuno di kepulauan
Yunani. Biasanya jika anak-anak ini menyanyi dengan baik,
mereka akan diberi uang atau kacang, kembang gula dan daun
ara kering untuk di makan, oleh masyarakat setempat. |
|
|
|
Natal di Belanda |
Bagi sebagian
besar anak-anak di Belanda, hari yang paling penting dalam
perayaan Natal adalah 6 Desember, di mana Sinter Klaas
sebutan untuk Santa Claus (Amerika Serikat) ataupun Santo
Nicholas (Inggris, Ceko, dll) di Belanda akan tiba dan
memberikan banyak hadiah untuk mereka. Pada pagi hari
Sinter Klaas melakukan perjalanan ke Amsterdam dengan
sebuah kapal, memakai jubahnya yang berwarna merah,
bersama dengan pembantunya yang bernama Peter Si Hitam.
Ketika Sinter Klaas dan Peter Si Hitam tiba turun dari
kapal, semua lonceng gereja setempat dibunyikan, untuk
menandai dimulainya prosesi perayaan Natal. Sinter Klaas
kemudian memimpin sebuah prosesi sepanjang Amsterdam,
mengendarai seekor kuda putih, untuk bertemu dengan Ratu
Amsterdam di istana.
Pada malam menjelang hari kedatangan Sinter Klaas (5
Desember), anak-anak meninggalkan bakiak atau sepatu di
luar rumah, supaya Sinter Klaas mengisinya dengan
hadiah-hadiah. Mereka juga percaya jika mereka
meninggalkan sejumlah rumput kering dan wortel di sepatu
mereka untuk kuda Sinter Klaas, mereka juga akan
mendapatkan sejumlah kembang gula yang ditinggalkan Sinter
Klaas. Anak-anak biasanya menyerahkan kepada Peter Si
Hitam, sebuah catatan yang mereka simpan dalam sebuah buku,
tentang segala sesuatu yang telah mereka lakukan selama
satu tahun. Anak-anak yang selalu berbuat baik akan
mendapatkan hadiah dari Sinter Klaas, tetapi anak-anak
yang nakal akan mendapat pukulan dari Peter Si Hitam
dengan sebuah tongkat. Setiap kota kecil di Belanda
memiliki beberapa pembantu Sinter Klaas, berpakaian sama
dengan Sinter Klaas yang membantu membagikan hadiah-hadiah.
Pesta-pesta Sinter Klaas seringkali diselenggarakan pada
malam harinya, di mana permainan mencari harta karun
dimainkan dengan puisi-puisi yang memberikan petunjuk
berupa teka-teki. Anak-anak mengikuti petunjuk untuk
menemukan hadiah-hadiah kecil yang ditinggalkan oleh
Sinter Klaas. Hari Natal sendiri lebih merupakan hari
tenang di Belanda, yang diisi dengan kebaktian di gereja
dan makan malam keluarga. Terkadang ada juga hari Natal
spesial untuk Sekolah Minggu pada malam harinya di gereja,
di mana kisah Natal dan kisah-kisah tradisional lainnya
diceritakan. (Ika dari berbagai sumber) |
|
|
|
>> Arsip
|
|
|
|
|
|