Media Mall
21 Pebruari 2007
BUCER & CALVIN, Suatu Perbandingan Singkat
DR. J.L. Ch. Abineno
Kita tidak begitu akrab dengan Bucer. Para mahasiswa teologi umumnya tahu bahwa ia bekerja sama dengan Calvin di Straszburgh selama tiga setengan tahun. Tetapi lebih dari itu kita tidak tahu. Kita lebih mengenal Calvin. Karya-karyanya diterjemahkan dalam berbagai bahasa, beberapa di antaranya juga dalam bahasa Indonesia. Tentang dirinya juga banyak ditulis orang. Tidak demikian halnya dengan Bucer. Padahal ia juga seorang reformator yang banyak menulis.

Buku ini lebih banyak berkata-kata tentang Bucer. Sebagai reformator, ia mewakili suatu tipe dari teologi reformatoris yang otentik. Kita dapat belajar banyak dari dia tentang cara dia menulis soal geraja dan juga tentang bagaimana gigihnya ia berjuang untuk keesaan gereja, yang pada masa itu terpecah-pecah karena berbagai pertikaian.
 
>> Arsip

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003