|
Dok, saya
ingin mengetahui tentang apa hubungannya operasi siroid
dengan kekurangan kalsium terus menerus (harus
mengkonsumsi) kalsium setiap hari dan ada juga yang tidak
mengkonsumsi setiap hari. Dan bagi yang setiap hari harus
mengkonsumsi kalsium, jika telat mengkonsumsinya maka yang
bersangkutan merasa terjadinya kram hampir di seluruh
tubuhnya. Bahkan yang bersangkutan jika terlambat
mengkonsumsi kalsium, yang bersangkutan terpaksa harus
segera memperoleh pertolongan melalui infus cairan kalsium.
Mohon penjelasan. Terima kasih.
N. Pudji S. – Cilandak
Pasca
operasi kelenjar gondok tidak jarang bermasalah. Salah
satunya terangkatnya, tentu tanpa disengaja, kelenjar anak
gondok parathyroid di bagian depan batang leher, berukuran
lebih kecil dari gondok, yang bertetangga di belakangnya.
Kita tahu, di batang leher bagian depan terdapat kelenjar
gondok, yang normalnya baru teraba bila ia membesar.
Gondok melekat pada tulang cincin saluran napas di batang
leher, yang ikut bergerak naik turun sewaktu kita menelan.
Berbeda dengan kelenjar gondok yang memproduksi hormon
antara lain untuk memacu metabolisme tubuh, hormon
kelenjar anak gondok (parathormone) mengatur metabolisme
kalsium. Bila fungsi anak gondok berkurang, atau tiada
sama sekali, tubuh akan kekurangan kalsium.
Selain akibat terangkatnya kelenjar anak gondok, gangguan
metabolisme kalsium juga bisa terjadi sejak lahir dengan
sebab yang tak jelas (idiopathic hypoparathyroidism). Pada
kasus demikian dari kecil anak sudah mengalami gangguan
metabolisme kalsium.
Gejala gangguan otot
Gejala gangguan kelenjar anak gondok muncul sebab kadar
kalsium dalam darah menurun. Bila kalsium dalam darah
lebih rendah dari normal (kurang dari 7 mg/%), gejala otot
berupa kram atau tetany mengejawantah. Otot-otot tubuh
lebih mengejang dibanding normal. Untuk membuktikan bahwa
itu sebuah tetany, dokter bisa melakukan sebuah tes khusus.
Berat entengnya gejala tergantung berapa besar derajat
kekurangan kalsiumnya. Turun naiknya kadar kalsium dalam
darah, dan toleransi tubuh terhadap kekurangan kalsium,
menentukan kemunculan gejala kram bisa tidak kunjung
berhenti, atau adakalanya hanya gejala yang hilang timbul.
Selain kram, mungkin muncul juga gejala kedutan otot kaki,
tangan, wajah, mata, lidah, tak jarang di bagian otot
tubuh lainnya. Bila mengenai otot pernapasan di
tenggorokan, bisa saja bikin napas jadi seperti mengorok (stridor).
Gejala awal kekurangan kalsium mungkin baru muncul di
sekitar mulut. Rasa kebas (baal) di kulit sekitar bibir,
mungkin gejala permulaan hypoparathyroidism. Bila kondisi
kekurangan kalsium dibiarkan untuk waktu lama, kerusakan
bisa berlanjut sampai ke bolamata. Mungkin terjadi
gangguan pada layar mata (retina), sampai katarak, yang
keduanya bisa berakhir dengan kebutaan. Pada kasus yang
sudah lanjut, tak jarang terjadi kejang-kejang sekujur
badan mirip serangan ayan, yang bisa berakhir fatal.
Ekstra kalsium sepanjang hidup
Bila diagnosis hypoparathyroidism sudah dipastikan,
pemberian ekstra kalsium satu-satunya terapi. Tergantung
seberapa parah kekurangan kalsiumnya, dipertimbangkan
apakah perlu terus-menerus dengan kalsium takaran tinggi,
atau cukup dosis rendah saja.
Pada kasus hanya penurunan fungsi anak gondok saja,
sehingga masih diproduksi hormon anak gondoknya, pemberian
tambahan kalsium tidak perlu terus dengan takaran tinggi.
Hanya pada kasus anak gondok sudah hilang, atau sama
sekali tak berfungsi lagi, kalsium mutlak diberikan terus.
Bila lalai menambah kalsium, bisa terjadi kondisi krisis
berupa tetany atau kekejangan yang jika berat bisa
mencekik saluran napas, dan berakhir fatal. Untuk itu
diperlukan pertolongan darurat dengan pemberian infus
kalsium sampai gejala mereda.
Jadi kasus gangguan fungsi kelenjar anak gondok perlu
ditetapkan derajat keparahan, selain memonitor kadar
kalsium darah dari waktu ke waktu, jangan sampai anjlok ke
tingkat gejala tetany berisiko muncul.
Selain tambahan kalsium, asupan fosfat (PO4) perlu
dikurangi, dan vitamin D perlu ditambah. Untuk mencegah
agar unsur-unsur di atas senantiasa seimbang dalam darah,
tak sampai kekurangan, tidak juga boleh berlebihan,
pemeriksaan laboratorium darah mengukur mineral dan
vitamin tersebut perlu rutin dikerjakan.
Cara baru operasi gondok
Belum lama ini di Jakarta diperkenalkan cara baru operasi
kelenjar gondok (thyroidectomy) oleh dokter bedah dari
Jepang. Kelebihan perasi ini dibanding operasi
konvensional, dilakukan dengan cara merogoh dari bagian
pundak, dan tidak langsung di batang leher tempat
gondoknya.
Kita tahu di batang leher ada beberapa bagian vital dari
tubuh. Selain kelenjar anak gondok, banyak saraf dan
pembuluh darah di situ yang berisiko terkerat atau
terganggu sewaktu pembedahan. Kemampuan berbicara jadi
terganggu sehabis operasi gondok, misalnya, bisa terjadi
bila saraf di sekitar batang leher terkerat sewaktu
operasi.
|