Kesehatan
30 Juni 2004
Apakah Aromaterapi itu?
Dr. Handrawan Nadesul

Saya beberapa kali ditawari untuk memakai aromaterapi. Katanya untuk meningkatkan kesehatan, supaya merasa lebih ayem, lebih tenang, enak tidur. Sesungguhnya apa yang disebut aromaterapi itu?

Pengirim: Ny. Mar. Ciputat Jakarta


Aromatherapy, sesuai dengan istilahnya, berarti terapi atau pengobatan dengan menggunakan aroma atau keharuman. Sumber keharuman yang digunakan berasal dari alam, yakni segala jenis saripati tumbuh-tumbuhan.

Dengan segala semerbak bebauan yang dimiliki tumbuh-tumbuhan merupakan salah satu cara untuk menjaga, melindungi, dan memelihara dirinya dari gangguan, hama, dan kerusakan. Masing-masing jenis tumbuhan menyimpan saripati minyak esensial yang sudah dikenal semenjak ribuan tahun silam.

Awalnya saripati bebauan tumbuhan ini dipakai sebagai bahan untuk membalsami jasad (antara lain cedar wood), selain sebagai bahan obat, rempah-rempah, dan parfum. Baru pada sekitar tahun 1920-an, secara modern seorang ahli kimia Rene-Maurice Gattefosse menguji dirinya sendiri menggunakan minyak esensial. Awalnya ia memakainya untuk menyembuhkan luka bakarnya, dan ternyata sembuh.

Semenjak itulah muncul apa yang sekarang kita mengenalnya sebagai Aromatherapy, yang sudah banyak studi dilakukan untuk mendalaminya. Disebut bahwa Aromatherapy bersifat holistik, memberikan manfaat kepada manusia secara keseluruhan jiwa maupun raga.

Aromatherapy dimanfaatkan untuk pemeliharaan kulit secara alami. Pemakaiannya secara dihirup (inhalasi), atau dibalur sebagai minyak untuk memijat, atau sabun gelembung untuk mandi dalam bak, atau sebagai pelembab, bahan antiseptik, obat gosok, atau pelindung popok bayi.

Apa manfaat yang mungkin didapat dengan pemakaian Aromatherapy? Disebut-sebut dapat meningkatkan fungsi otak, daya konsentrasi bertambah, punya dampak positif terhadap emosi, menjadi picu dalam proses biokimiawi tubuh.

Aromatherapy memberi beberapa efek terhadap pertumbuhan tubuh, terhadap struktur dan fungsi sel-sel, termasuk dalam pembelahan sel tubuh, terhadap muatan inti sel (RNA, DNA), selain membantu mereparasi bagian sel yang aus, dan memulihkan fungsi tubuh.

Sejauh yang saya ketahui, pemakaian minyak esensial tumbuh-tumbuhan semacam ini yang dalam catatan yang pernah saya baca, dianggap dapat meningkatkan seluruh fungsi tubuh, kekuatan pikiran, dan keseimbangan emosi. Kira-kira untuk maksud itulah Aromatherapy orang gunakan.

Seorang ahli Aromatherapy dapat memperolah diploma setelah menempuh menyelesaikan sebuah silabus sebanyak 9 buah modul. Demikian, saya kira.
 


 
>> Arsip

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003