|
Dokter, saya pernah diajak seorang teman untuk foto aura.
Dia mengaku dengan difoto aura kita dapat mengenali siapa
diri kita, dan kita dapat melakukan koreksi sekiranya ada
yang lemah, atau kurang baik pada diri kita itu. Lalu akan
diberi kristal untuk dikenakan. Yang ingin saya ketahui,
apakah benar demikian adanya? Apakah itu bukan mistik,
atau sesuatu yang supranatural, Dok?
Pengirim: Ny. Im.Mus. Bintaro Jakarta
Ya, setahu saya Foto Aura itu bukan foto biasa, melainkan
foto khusus yang mampu menangkap gelombang energi (bioelectromagnetic)
yang terpancar dari tubuh manusia. Kita tahu segala jenis
benda memancarkan gelombang energi. Begitu juga manusia.
Manusia memiliki beberapa pusat sumber gelombang energi (Cakra).
Pancaran gelombang energi masing-masing pusat energi yang
merupakan corak kepribadian, status fisik, mental, dan
emosi. Kamera untuk memotret sifat dan jenis gelombang
energi ini dibuat khusus (Biofeedback camera) yang
menerjemahkan panjang gelombang masing-masing sumber
energi yang terpancar dari tubuh ke dalam bentuk spektrum
warna seperti terurai dalam warna pelangi, dari merah
sampai ungu.
Dengan melakukan Foto Aura kita memang dapat mengenali
siapa diri kita, apa kekuatan dan kelemahan, dan manakah
bagian dari sosok diri kita yang tidak seimbang. Ahli Aura
dapat membaca dan menganalisis Foto Aura yang
menggambarkan seluruh unsur biopsikospiritualitas
seseorang.
Apakah ini mistik, magis, atau tergolong paranormal?
Agaknya bukan. Bukan pula ramalan astrologis, melainkan
ada dasar ilmiahnya, yakni gelombang energi. Aura
merupakan pancaran gelombang yang menyelimuti tubuh (Bioenergy
shield). Sifat dan ketebalan pancaran Aura ini (Ingat
gambar bayangan warna di sekitar kepala orang-orang suci,
dan itulah lapisan Aura seseorang) yang juga menerangkan
penampilan berkharismatik tidaknya seseorang.
Apa gunanya tahu gambaran gelombang energi diri kita?
Supaya bila ada bagian yang melemahkan, misal emosi yang
kelewat tajam, dapat dinetralkan atau diredam sehingga
tampilan kita lebih seimbang. Caranya? Dengan memakai batu
kristal (crystal).
Kedengarannya juga mistik. Ternyata tidak. Kristal yang
diperolah dari alam jenis bebatuan yang bila dipakai (melekat
pada tubuh sebagai halnya batu permata untuk cincin,
kalung, gelang). Kristal yang dipakai menimbulkan
interaksi dengan gelombang energi tubuh, sehingga
menyeimbangkan penampilan seseorang. Kristal sendiri
berjenis-jenis. Dan gelombang energi manusia juga saling
berinteraksi dengan gelombang energi manusia lain.
Interaksi dengan gelombang energi yang jelek (negatif)
dapat berpengaruh buruk.
Pemakaian kristal yang cocok dengan sifat gelombang energi
tubuh kita yang bermanfaat menetralkan atau meredam
kelemahan diri kita. Sebaliknya kristal yang tidak cocok
menimbulkan interaksi yang merugikan. Kita sering
mendengar orang menjadi tidak enak setelah memakai jenis
batu cincin tertentu (Misal jadi pemarah, atau pemurung
lantaran salah memilih batu cincin yang dipakai), itu
lantaran interaksi yang terjadi antara gelombang energi
tubuh dengan gelombang energi batu akik tidak cocok.
Seorang ahli kristal dapat menganalisis jenis kristal apa
yang cocok untuk setiap foto Aura seseorang. Dengan
berkonsultasi dengan ahli kristal kita bisa
memanfaatkannya untuk kepentingan yang lebih menguntungkan
diri kita dalam kegiatan keseharian kita, saya kira. Dan
ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan urusan
supranatural, apalagi religiositas kita, sebab dasar
gelombang energi tergolong bentuk fisika (Physics).
Kamera Aura ditemukan di Amerika, dan sudah dipakai di
mana-mana dunia. Cara pemotretan dilakukan dengan duduk di
kursi sambil meletakkan kedua telapak tangan di pegangan
kursi yang beralaskan lempengan metal. Di hadapan kita
terpasang kamera khusus, dan hanya dalam beberapa detik,
langsung merekam gambar lapisan gelombang energi yang
terpancar dari sekitar tubuh kita. Itu saja. Silakan untuk
tidak percaya.
|