Sudahkah Kita Melakukan Kontak Fisik dengan Anak-anak Kita? - 13 Oktober 2008
Sentuhan fisik serta tatapan mata orang tua kepada
anak, haruslah terjadi setiap hari. Hal ini semestinya
terjadi secara alami, tanpa paksaan dengan tujuan
memberikan kenyamanan buat anak. Mengapa? Karena
sentuhan fisik adalah hadiah terindah yang dapat
diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Sayangnya ada
banyak orang tua tidak memahami hal ini. Jangan biarkan
mereka mengalami hadiah terindah ini dari orang lain
selain orang tuanya. Karena kesempatan itu diberikan
Tuhan kepada kita, orang tua mereka. |
|
|
Keluarga Silang Atau Keluarga Saling? - 28 April 2008
Banyak orang tua tidak sadar bahwa mereka telah
membuat anak-anak mereka merana dan menderita, justru
ketika mereka mengatakan, Tapi Nak, ini demi kebaikanmu
sendiri. Atau, Ini semua terpaksa aku lakukan demi
kasihku kepadamu! Tentu orang tua berkewajiban membina
dan mengarahkan anak-anaknya. Akan tetapi, itu sama sekali
tidak berarti mencetaknya. Anak-anak bukanlah lembaran
kertas fotokopi. Mereka mempunyai kepribadian sendiri.
Mereka berhak mengambil keputusan sendiri. |
|
|
Pemimpin yang Melayani - 25 Maret 2008
Perlu disadari bahwa banyak kendala bagi kaum pria
untuk menjadi pemimpin yang melayani, karena setiap pria
memiliki kecenderungan ingin menunjukkan kekuatan serta
naluri berkuasa, berperang, mendominasi dan menang.
Padahal Tuhan menginginkan agar kaum pria menjadi pemimpin
keluarga yang mengasihi, peduli dan menghargai istri dan
anak-anaknya. Yesus mengajar kepada kaum pria agar menjadi
pria sejati yang memiliki kekuatan luar biasa, yaitu
kelemah-lembutan dan kerendahan hati, bukan dengan
menggunakan otot. |
|
|
Komitmen Pasutri - 16 Januari 2008
Ketika anda dan pasangan sudah terikat secara
spiritual, maka bukan lagi Anda dan pasangan yang saling
mengasihi, namun Allah sendirilah yang melakukannya, Allah
mengasihi Anda melalui pasangan Anda. Dengan demikian,
Pasutri mampu memahami dan menerapkan konsep pemenuhan
kebutuhan yang bersumber dari Kasih Kristus dan mengalami
kasih-Nya dalam kehidupan mereka, sehingga tidak lagi
saling menuntut, akan tetapi justru saling memberi. |
|
|
Menjadi Manusia Seutuhnya - 17 Nopember 2007
Apabila metafora dunia masih menguasai diri Anda,
segera ingat akan nasehat Paulus dalam 2 Korintus 10:4-5,
Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata
duniawi, melainkan senjata yang dilengkapi dengan kuasa
Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap
kubu-kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk
menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala
pikiran dan menaklukannya kepada Kristus. |
|
|
Keluarga Kristen yang Bahagia - 6 Nopember 2007
Allah memilih dan memercayakan anak-anak kepada orang
tua untuk dirawat dengan sungguh-sungguh.Dia ingin Anda
tahu bahwa koreksi yang tegas akan melatih anak-anak Anda
untuk mematuhiNya. Koreksi yang konsisten dan penuh kasih
akan membantu anak-anak Anda untuk belajar kebenaran yang
alkitabiah, seperti disiplin diri. Abraham membesarkan
anak-anaknya dengan takut akan Tuhan, karena itu Tuhan
memberkatinya. |
|