Arsip Gurat
Berbagi - 5 Maret 2008
Di masyarakat kota metropolitan yang katanya modern ini, kebiasaan berbagi ini sudah semakin langka. Yang terjadi bahkan sebaliknya, ada kecenderungan untuk mengambil atau menguasai sesuatu yang bukan milik dia. Berbagi jalan yang bukan milik kita saja, seringkali kita tidak rela. Kita lantas memasang portal atau polisi tidur, hanya karena tidak mau terganggu, padahal jalan itu adalah jalan milik negara.
Belajar dari Keteladanan Yusuf dan Maria - 24 Desember 2007
Tidak berfungsinya mesin pendingin udara, jauh lebih ringan dibandingkan dengan apa yang dialami oleh Yusuf dan Maria. Serobot-serobotan tempat parkir tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan penderitaan yang dialami oleh Yusuf dan Maria. Kita harus belajar dan berlatih untuk memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan hal-hal di luar kendali kita.
Rajawali - 17 Nopember 2007
Tinggalkan kenyamanan dan raih kehidupan yang luar biasa. Kita tidak ditakdirkan untuk menjadi orang yang biasa-biasa saja atau menjadi orang yang rata-rata. Kita diperbolehkan untuk menjadi orang yang di atas rata-rata, kita boleh menjadi orang yang luar biasa, seperti burung rajawali. Mulailah belajar terbang dan berusaha untuk terbang lebih tinggi. Carilah “badai” supaya “otot-otot” kita kuat.
Memberikan Solusi - 4 September 2007
Mengemudikan kendaraan dengan tidak mengindahkan keselamatan dan aturan yang berlaku, apakah merupakan sikap dan cara dari bangsa yang merdeka dalam mengisi kemerdekaannya? Kalau di resepsi pernikahan terjadi saling serobot ketika antre mengambil makanan, apakah juga cerminan dari bangsa yang merdeka?
Ada Kloset di Selokan - 28 Pebruari 2007
Setelah banjir surut, kloset yang tergeletak di selokan besar itu sudah tidak ada lagi, entah hanyut terbawa air yang cukup deras, entah pecah berkeping-keping, pokoknya raib dari tempatnya semula, seperti pesawat Adamair. Saya senang karena tidak lagi melihat pemandangan yang mengganggu. Saya tidak tahu apakah harus bersyukur atau bersedih dengan hilangnya kloset tersebut.
Merdeka Tapi Taat - 13 September 2005
Memang, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata Merdeka, artinya “bebas dari tekanan, berdiri sendiri, tidak dibatasi, tidak dihalang-halangi, tidak terikat dengan”. Akan tetapi, sebagai sebuah negara yang merdeka, maka negara akan membuat peraturan agar kehidupan di negara tersebut berjalan dengan baik dan teratur, tidak semrawut.

 Sebelumnya..

• Prioritas - 9 Juni 2005
• Kalau mau, pasti Bisa! - 18 April 2005
• Evaluasi - 15 Desember 2005
• Burung Pipit - 3 Oktober 2005
• Abu Gosok - 3 Mei 2005
• Hadiah - 17 Maret 2005
• S.M.S - 14 Januari 2005
• Sejarah - 30 Juni 2004
• L.U.B.E.R - 30 April 2004
• Pohon Bambu Cina - 30 Maret 2004
• Ramalan - 30 Januari 2004
• Instan - 30 Nopember 2003
• Merdeka Atau Mati? - 30 September 2003
• Cu-Ek - 30 Juli 2003
• Inul Lagi - 30 Mei 2003
• Inul - 30 Maret 2003
 

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003