|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| Antar
Kita |
|
17 Desember 2006
Joyful Weekend, Retret keluarga Komisi Dewasa Chandra Suria |
|
|
Joyful
Weekend merupakan sebuah retret dengan konsep retret
keluarga yang melibatkan semua jemaat baik bagi emreka
yang telah berkeluarga maupun yang belum berkeluarga.
Konsep acara dibuat sedemikian rupa sehingga
menyediakan pilihan bagi setiap orang untuk mengikuti
acara yang sesuai, tetapi masih di dalam satu kesatuan
acara yang mengambil tema “Successful Living”.
Dalam kesempatan yang pertama ini, selain sesi umum
yang berkaitan dengan tema utama, disediakan juga sesi
khusus untuk tema yang bersifat keluarga dan yang
bersifat profesi. Kegiatan khusus untuk anak-anak juga
disediakan bagi mereka yang berusia 5-15 tahun. Untuk
kali ini, sesi khusus untuk pemuda dan remaja belum
dapat kami adakan karena keterbatasan biaya dan waktu
persiapan. Hal ini, sesi khusus untuk pemuda dan
remaja, merupakan salah satu hal penting untuk
ditindaklanjuti pada acara Joyful Weekend berikutnya. |
| |
|
Jumat, 8 September 2006 |
Kegiatan
dimulai pada hari ini di sore hari. Bagi mereka yang
akan naik bis menuju ke tempat acara di Pondok Remaja
PGI, Cipayung, diwajibkan untuk berkumpul di gereja
GKI-PI jam 18:00 tepat. Setelah berdoa bersama dan
menunggu beberapa peserta yang terjebak dalam
kemacetan, bis diberangkatkan pada pukul 18:10 wib.
Lumayan, tidak terlalu terlambat.
Pukul 19:30, bis tiba di Pondok Remaja, Cipayung dan
semua peserta turun dan membawa barang ke kamar
masing-masing yang telah ditentukan oleh panitia.
Peserta lain yang berangkat dengan kendaraan pribadi
juga mulai berdatangan. Mereka yang telah tiba dapat
langsung menikmati makan malam.
Jam 20:30 tepat, acara pembukaan dan kebersamaan
dimulai dengan dipimpin oleh Roy dan pembawa Firman
Pdt Tumpal Tobing. Berbagai macam bentuk permainan
dilakukan untuk menghangatkan suasana dan saling
berkenalan. Nama, tanggal lahir dan informasi lainnya
saling bertukaran. Malam itu ditutup dengan doa dan
kami semua beristirahat untuk mempersiapkan diri
menghadapi acara yang cukup padat di keesokan harinya. |
| |
|
Sabtu, 9 September 2006 |
Acara
pagi ini dimulai dengan saat teduh bersama yang
dimulai jam 6:00. Fasilitator saat teduh mulai
membangunkan semua peserta dengan mengetok pintu kamar
masing-masing tepat pukul 6:00 pagi. Kami semua
berkumpul dalam kelompok-kelompok yang telah
ditentukan, sekitar 10-16 orang setiap kelompok. Ada
yang memilih tempat di lobby, di ruang pertemuan, di
tepi kolam renang dan banyak lagi. Materi pagi itu
adalah tentang SUKSES. Apa arti sukses di dalam
konteks Tuhan, yang kesimpulannya adalah berarti TAAT
pada Allah dan untuk itu Mazmur 1:1-3 memberikan 5 hal
yang perlu kita lakukan untuk menjadi sukses.
Setelah mandi dan makan pagi, kami memulai sesi kami
yang pertama pagi itu pada pukul 9:00. Sesi tersebut
merupakan sesi umum yang dibawakan oleh Pdt. Bigman
Sirait dengan tema “Successful Living”. Tujuan dari
sesi ini adalah agar jemaat menyadari bahwa ada
rencana Tuhan di dalam kehidupannya dan ada peran yang
harus dilakukan di dalam kehidupannya sehari-hari yang
sesuai dengan konteks perspektif surgawi. “Successful
Living” adalah ketika kita dapat menjalani kehidupan
kita dan memainkan peran kita dengan mempergunakan
seluruh berkat dan anugerah yang kita terima untuk
pekerjaan-Nya dan memuliakan nama-Nya.
Dalam uraiannya, Pdt Bigman menyatakan bahwa manusia
diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dan bahwa
hidup itu adalah anugerah dari Allah. Hidup adalah
Kristus sehingga tidak penting untuk menjadi kaya atau
miskin. Sukses bukan karena apa yang kita miliki,
tetapi karena apa yang Tuhan ijinkan untuk kita
perbuat di dalam hidup ini. Oleh karena itu, penting
untuk selalu mengingat bahwa segala aktifitas kita
dilakukan untuk kemuliaan-Nya. Kita harus bisa
mencapai hasil yang maksimal sesuai yang Dia sudah
berikan, dan keberhasilan adalah ketika kita bisa
melakukan kehendak Dia di dalam hidup kita, TAAT. Sesi
ini diakhiri dengan tanya jawab dan dilanjutkan dengan
makan siang bersama. Setelah makan siang, para peserta
mendapat kesempatan untuk beristirahat atau
beraktifitas bersama keluarga mereka sampai sore hari.
Sesi berikutnya, yang merupakan sesi kapita selekta,
dimulai jam 16:30 wib. Sesi ini dibagi menjadi dua,
yaitu sesi pilihan I – topik keluarga dengan tema
“Winning Family” dan”“Courageous Parenting” dan sesi
pilihan II”– topik profesi dengan tema “Leadership
with Integrity” dan “Godly Professional”. Makan malam
bersama dilakukan di antara kedua tema tersebut.
Sesi topik keluarga merupakan sesi yang menarik dan
dipenuhi dengan diskusi dan tanya jawab. Bapak Himawan
dari Fokus pada Keluarga membawakan topik ini dengan
baik dan menarik. Dalam uraiannya, beliau menegaskan
bahwa setiap orang Kristen yang berkeluarga memiliki
kewajiban untuk memenangkan keluarganya bagi Tuhan.
Dan semuanya itu dimulai dari hubungan antara suami
dan istri yang baik dan dipenuhi dengan Roh Kudus.
Setiap orang tua memiliki kewajiban untuk mengajarkan
Firman Tuhan kepada anak-anak mereka sejak dini.
Setiap anak harus diberi pengertian tentang disiplin
dan batasan-batasan yang telah ditetapkan di dalam
Firman Tuhan, dan bahwa ada otoritas di dalam
kehidupan ini yang harus diperhatikan.
Sesi topik profesi dibawakan oleh bapak Bachtiar
Candra dengan teliti dan lengkap. Sebagai orang
Kristen, kita harus memandang keprofesian kita dengan
serius dan menjadikannya sebagai ibadah kita di dalam
kehidupan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita
harus memenangkan dunia pekerjaan kita dengan
memberikan contoh bagaimana seharusnya kita bekerja.
Tidak bersungut-sungut dan dipenuhi dengan sukacita
karena semuanya kita lakukan untuk Dia, sehingga di
dalam kelemahanku nyatalah kemuliaan-Nya. Secara rutin
berkomunikasi dengan Tuhan adalah sangat penting, baik
melalui saat teduh ataupun saat doa.
Acara malam itu diakhiri dengan kebaktian malam yang
dipimpin oleh Pdt Bigman Sirait. Dalam kesempatan ini,
beliau lebih menekankan kepada tindak lanjut setelah
mengikuti retret ini dan diakhiri dengan presentasi
pelayanan beliau di bidang pendidikan di Kalimantan
Barat melalui Yayasan MIKA. Malam itu kami tutup
dengan kegiatan makan jagung bakar di api unggun yang
telah disediakan
Pada hari ini, ketika para orang tua mengikuti sesi
demi sesi, anak-anak pun tidak kalah bersemangatnya
mengikuti segenap sesi yang dikelola oleh tim dari
Bina Warga. Berbagai macam permainan dan aktifitas
yang berkaitan dengan pembelajaran Firman Tuhan
digelar dan dinikmati oleh setiap anak yang
berpartisipasi |
| |
|
Minggu, 10 September 2006 |
Pagi
ini dimulai dengan saat teduh berkelompok dengan bahan
tentang TUJUAN HIDUP. Di sini kita diajarkan untuk
melihat bahwa tujuan hidup itu (1) telah dirancang
oleh Allah untuk kemuliaan Allah (Mazmur 139:13-16 dan
Yesaya 43:7), (2) ditunjang oleh karunia-karunia dan
anugerah yang telah Allah berikan kepada kita (1
Petrus 4:10), dan (3) dinyatakan oleh kuasa Allah dan
bukan oleh kemampuan kita (Efesus 2:8-10).
Setelah mandi dan sarapan bersama, kami semua
mengikuti ibadah Minggu yang dipimpin oleh Pdt
Rudianto Djajakartika. Acara selanjutnya adalah foto
bersama yang diteruskan dengan kegiatan cross country.
Kegiatan ini pada awalnya direncanakan untuk dilakukan
di dalam lingkungan Pondok Remaja, Cipayung, namun
untuk memberikan tantangan yang lebih menarik, panitia
cross country memutuskan untuk melakukannya di jalur
cross country di luar lingkungan Pondok Remaja. Oleh
karena itu acara ini berjalan lebih lama dari yang
direncanakan karena para peserta membutuhkan waktu dan
tenaga yang lebih untuk menyelesaikan jalur cross
country; yang tetap diikuti denganpenuh semangat oleh
para peserta.
Setelah makan siang, pembagian hadiah/kenang-kenangan
dan penutupan, acara Joyful Weekend yang pertama ini
ditutup, dan peserta bersiap-siap untuk kembali ke
Jakarta pada pukul 14:00 wib dengan membawa segudang
kenangan dan yang terutama pandangan yang lebih baik
untuk menyikapi hidup ini dari sisi perspektif Allah.
(cs) |
| |
 |
| |
|
>> Arsip
|
|
|
| |
|
|
|