|
Navigasi |
|
|
|
|
|
Warta Jemaat |
|
|
|
|
Layanan Jemaat |
|
|
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| Antar
Kita |
|
20 Desember 2005
Nopember-Desember 2005 |
|
|
|
Persekutuan Wanita Gabungan
Sub Komisi Wanita |
Kali
ini Persekutuan Wanita Gabungan (PWG) yang diadakan
pada tanggal 25 November 2005, sangat berbeda dari
biasanya, sebab tidak hanya dihadiri oleh anggota Sub
Komisi Wanita GKI Pondok Indah saja, tetapi juga
dihadiri oleh anggota Komisi Wanita GKI Pamulang dan
Pos Desa Kemang. Selain itu PWG tidak diadakan di GKI
Pondok Indah tetapi di GKI Pamulang.
Sesuai dengan tema PWG bulan November 2005 yaitu
“Wanita Peduli”, selain Pemahaman Alkitab yang
dipimpin oleh Ibu Tri Yenni Sulistiani, pendeta GKI
Pamulang, kami juga membagikan ketrampilan Sulam Pita
kepada semua yang hadir sebagai bentuk kepedulian kami
kepada Wanita. Pemilihan lokasi di luar GKI PI
merupakan alasan utama agar kami dapat membagikan
ketrampilan ini kepada Komisi Wanita GKI Pamulang.
Kami juga berharap agar Komisi Wanita GKI Pamulang dan
Pos Desa Kemang dapat mengembangkan potensi jemaat
melalui ketrampilan Sulam Pita, Sulam Payet, Menjahit
Pakaian, Membuat Tas dan Aksesoris, seperti yang sudah
dilaksanakan oleh Sub Komisi Wanita di GKI Pondok
Indah. Di samping Pak Thomas (pengajar sulam pita,
payet, pembuatan tas dan aksesoris di GKI PI), ibu-ibu
dari GKI PI yang sudah pernah belajar sulam pita juga
membantu mengajar karena yang hadir cukup banyak,
yaitu 104 orang (52 dari GKI Pondok Indah, 43 dari GKI
Pamulang dan 6 dari Pos Desa Kemang).
Kegembiraan dan keakraban tampak di wajah semua yang
hadir sebab Games “Pesan Estafet“ menambah suasana
lebih meriah. Ternyata ada makna yang sangat penting
dari games ini, yaitu “Menjaga Lidah”. Kabar baik
terutama kabar keselamatan dari Tuhan Yesus harus kita
sebarkan tetapi kabar yang tidak baik tidak perlu
diceritakan kepada orang lain, demikian dikatakan oleh
ibu Yetti dari GKI PI sebagai pemandu Games.
Jam 13.00 kami makan siang bersama dan setelah itu
kami semua pulang dengan membawa tas berhias sulam
pita dengan nuansa warna Natal (hijau dan merah serta
pita emas).
Komisi Wanita GKI Pamulang sangat berharap agar acara
kebersamaan dan belajar beberapa ketrampilan wanita
dapat diselenggarakan lagi dan bila memungkinkan juga
mengundang beberapa Komisi Wanita di dalam lingkungan
GKI atau di luar GKI. Oleh karena itu kami mohon
dukungan doa dari semua jemaat untuk rencana ini. (EF) |
| |
|
Kuberikan Diriku, Tema Natal
Pengerja GKI Pondok Indah |
Dengan
berlandaskan firman Tuhan yang tercantum di dalam
Injil Matius 1:18-25, Pdt. Gladys Wee dari GKI Cinere
memberikan bekal bagi para pengerja atau aktifis di
lingkungan GKI Pondok Indah dalam Perayaan Natal untuk
Para Pekerja.
Melalui khotbahnya dalam perayaan yang berlangsung di
gedung gereja pada Jumat malam, 9 Desember lalu, Pdt.
Gladys menegaskan bahwa kita sebagai pekerja di
lingkungan gereja hendaknya mempunyai suatu komitmen
100 persen sebagai pelayan Tuhan sesuai dengan tema
perayaan Natal kaum pengerja GKI Pondok Indah, yaitu
“Kuberikan Diriku.”
Dalam kaitan ini Pdt. Gladys juga mengingatkan bahwa
karena kita sudah memberikan diri kita kepada Tuhan,
maka sebagai pelayan Tuhan kita hendaknya selalu
berendah hati, mau berkorban serta menyadari bahwa
kita ini adalah hamba-Nya. “Dengan demikian, maka kita
akan dapat melaksanakan tugas-tugas pelayanan kita,
baik kepada Tuhan maupun sesama, dengan penuh suka
cita,” katanya.
Selain para anggota Majelis Jemaat dan para aktifis (pengurus
badan-badan pelayanan) serta karyawan kantor gereja,
perayaan Natal pengerja tersebut dihadiri pula oleh
Pdt. Purboyo W. Susilaradeya, Pdt. Tumpal Tobing dan
Capen Pnt. Riani Josaphine.
Acara ini dimeriahkan pula dengan penampilan para
singers dari Komisi Pemuda yang terdiri dari Maryoko
dan kawan-kawan. Sementara itu, dalam sambutan
singkatnya Ketua Umum Majelis Jemaat GKI Pondok Indah,
Pnt. Adrianus Mooy, menyampaikan Selamat Natal bagi
semua serta mengharapkan agar kita dapat berbuat lebih
baik lagi demi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Acara
yang dimulai sekitar pukul 19:30 itu berakhir pada jam
21:00 yang ditandai dengan suatu perjamuan kasih di
plaza gereja. (skt) |
| |
|
Pembagian Sembako, Dalam Program
Peduli |
Panitia
Bulan Keluarga bekerjasama dengan Komisi Dikkesra
beberapa waktu lalu berhasil mengumpulkan dana sebesar
lebih dari Rp 17 juta plus US$50,- untuk pembelian
bahan-bahan kebutuhan sehari-hari yang akan dibagikan
kepada warga sekitar yang sangat memerlukan.
Dana tersebut telah dibelikan 600 paket sembako yang
terdiri dari mie instan, minyak goreng, gula pasir dan
beras dan telah dibagikan untuk warga di sekitar
gereja, wilayah Cilandak dan Terogong serta Bintaro
pada awal bulan Desember ini.
Ini adalah untuk kesekian kalinya jemaat kita
menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga sekitar
yang benar-benar sangat memerlukan, terlebih dalam
situasi saat ini.
“Ini adalah berkat yang sangat berarti bagi kami,”
kata Ibu Inah dari Rw 06 Terogong, Kel. Cilandak Barat,
ketika menerima pembagian sembako tersebut pada hari
Minggu, 10 Desember lalu. Dalam rangka kepedulian ini,
Panitia Natal saat ini juga sedang mengumpulkan
paket-paket bantuan yang nantinya akan disumbangkan
kepada warga yang tidak mampu di kawasan Teluk Naga
dan sekitarnya. (skt) |
| |
|
>> Arsip
|
|
|
| |
|
|
|