Antar Kita
29 Juli 2005
Pelayanan Sosial Klasis Jakarta II di Teluk Naga
Sejak krisis ekonomi melanda negeri kita pada awal tahun 1999 yang berlanjut dengan krisis multidimensi yang berkepanjangan, telah menimbulkan dampak sosial yang begitu luas dan kompleks. Tidak dapat dipungkiri, bahwa GKI kini berada di tengah-tengah situasi dan kondisi masyarakat yang sedemikian itu.

Maka kini timbul suatu pertanyaan, apa yang telah diperbuat oleh Gereja di tengah kondisi masyarakat yang sedemikian itu? Apakah berdiam diri dan puas dengan sukacita dan berkat yang Tuhan limpahkan ataukah turut berempati dan berbagi berkat dan sukacita tersebut bagi mereka yang memerlukannya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kini sudah tiba saatnya bagi GKI Klasis Jakarta II melalui gereja-gereja yang tergabung di dalamnya untuk lebih berfungsi sebagai berkat yang nyata bagi masyarakat agar nyata bahwa Kristus ada dan dimuliakan.

GKI Klasis Jakarta II yang terdiri dari 12 gereja merupakan institusi yang seharusnya berfungsi juga sebagai saluran berkat bagi masyarakat.

Gagasan yang mendasarinya adalah visi dalam melihat dan turut merasakan keprihatinan dari masyarakat yang sedang terjadi di negeri ini. Dengan potensi yang dimiliki, maka GKI Klasis Jakarta II dapat pula mewujudnyatakan berbagai kegiatan secara nyata untuk meringankan penderitaan masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan tersebut diharapkan akan timbulnya rasa saling mengisi yang juga merupakan wujud nyata dari kesatuan gereja.

Setelah melalui suatu pergumulan yang mendalam, maka Komisi Kesaksian dan Pelayanan GKI Klasis Jakarta II memutuskan untuk menjadikan wilayah Teluk Naga sebagai sasaran pelayanan bersama dari gereja-gereja yang tergabung di dalamnya.

Melalui kegiatan dengan tema “Kasih untuk sesama” yang mewujud dalam program pemberdayaan masyarakat, Komisi Kespel GKI Klasis Jakarta II akan menyalurkan bantuan bukan dalam bentuk pemberian “roti” dan “ikan”, melainkan pemberian “kail” sebagai manifestasi dari pemahaman bahwa untuk mendapatkan makanan maka manusia harus berusaha dan bekerja.

Dengan program ini diharapkan masyarakat Teluk Naga nantinya akan dapat menikmati kehidupan yang lebih baik di kemudian hari bilamana seluruh potensi yang ada dapat bersama-sama diberdayakan, mulai dari memperoleh pendidikan yang cukup serta dapat berusaha dengan kemampuan sendiri.
 
Pemrakarsa
Kegiatan ini datang dari gagasan GKI Klasis Jakarta II untuk mewujudnyatakan misi pelayanan gereja keluar untuk menjangkau saudara-saudara kita yang tersisihkan karena himpitan masalah kehidupan yang terjadi di lingkungan masyarakat itu sendiri.

Untuk mewujudkan gagasan ini, GKI Klasis Jakarta II melalui Komisi Kesaksian dan Pelayanan menyelenggarakan suatu pelatihan “Diakonia Masyarakat” pada tgl 20-22 Februari 2004 di Pondok Remaja PGI, Cipayung, sebagai langkah awal untuk mewujudkan penyatuan visi dan misi pelayanan gereja keluar.

Dengan semangat kebersamaan di antara anggota-anggota gereja yang terghabung di dalan GKI Klasis Jakarta II untuk melayani masyarakat yang termajinalkan, maka dibentuklah Tim Pelayanan Bersama Masyarakat yang beranggotakan semua utusan anggota gereja yang tergabung di dalam GKI Klasis Jakarta II.

Tim ini dibentuk agar pelayanan bersama ini memiliki keteraturan dalam berkiprah dan semua anggota gereja yang tergabung mempunyai pengalaman bersama dalam pelayanan diakonia masyarakat. Komisi Kespel GKI Klasis Jakarta II akan bentindak sebagai pelindung dan fasilitator, sementara pelaksanaan kegiatan sepenuhnya ditangani oleh tim.
 
Tujuan Kegiatan
  1. Mewujudnyatakan ucapan syukur bahwa Kristus telah menganugerahkan penebusan dosa serta damai sejahtera ditinggalkan bagi kita semua.


  2. Mengajak jemaat-jemaat dari gereja yang tergabung di dalam GKI Klasis Jakarta II untuk berpartisipasi secara bersama-sama meringankan penderitaan masyarakat Teluk Naga yang sedang mengalami berbagai masalah sosial.


  3. Menumbuhkan keakraban antara jemaat yang tergabung di dalam GKI Klasis Jakarta II dengan masyarakat Teluk Naga sehingga pada akhirnya akan tercipta persaudaraan yang terjalin dengan baik.
Sasaran
Sebelum menentukan masyarakat mana yang akan dijadikan sasaran kegiatan, Tim dalam pertemuannya di GKI Pondok Indah pada tgl 4 April 2004 telah menentukan kriteria pelayanan bersama ini. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan dapat terfokus dan mencapai sasaran. Adapun kriteria tersebut adalah sbb:

  1. Lokasi kegiatan tidak jauh dari Jakarta, dengan maksud agar kegiatan pelayanan bersama ini dapat dipantau dengan baik;
  2. Masyarakat yang akan dilayani merupakan masyarakat yang terpinggirkan dan memerlukan pembinaan;
  3. Dana yang diperlukan dalam pelayanan ini berkisar antara Rp 50 juta s/d Rp 75 juta;
  4. Pelayanan ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk saling belajar dalam rangka mewujudkan bentuk pelayanan sosial transformatif.
Berdasarkan kriteria tersebut, Tim memutuskan lokasi pelayanan pemberdayaan masyarakat ini ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pemilihan lokasi pelayanan di Teluk Naga ini diambil setelah dilakukan suatu survey, di mana ditemukan bahwa ketertinggalan masyarakat di Teluk Naga ini disebabkan oleh kemiskinan dan jeratan kaum rentenir, kendati Teluk Naga ini hanya terletak sekitar satu jam perjalanan dengan mobil dari Jakarta. Bahkan kadang untuk dapat menutup biaya hidup mereka terpaksa harus menjual bayi yang baru mereka lahirkan. Hal-hal seperti inilah yang menjadikan keterpanggilan dan keprihatinan tim untuk melakukan pelayanan di Teluk Naga.
 
Rencana kegiatan
Sebagaimana telah disebutkan di atas, maka sasaran pelayanan bersama ini akan difokuskan pada bantuan pendidikan formal dan non-formal, di samping pendampingan masyarakat untuk meningkatkan kehidupan perekonomian mereka, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari hasil analisis awal yang telah dilakukan terhadap masyarakat Teluk Naga, maka secara umum rencana jangka panjang kegiatan yang akan dilakukan meliputi:
Bimbingan untuk peningkatan pendidikan non-formal, mencakup:
  • Kursus bebas buta huruf untuk anak-anak dan orang tua;
  • Kursus ketrampilan kerajinan tangan;
  • Kursus ketrampilan pembuatan perabot kayu dan bambu.
Pembentukan kelompok usaha bersama dengan program kegiatan:
  • Koperasi simpan-pinjam;
  • Usaha produktif keluarga;
  • Usaha pertanian;
  • Usaha peternakan kambing;
  • Pembinaan nelayan pesisir pantai.
Anggaran untuk pelaksanaan kegiatan pelayanan bersama ini diharapkan dapat dikumpulkan dari anggota jemaat melalui kolekte khusus dari masing-masing gereja anggota GKI Klasis Jakarta II. Dengan demikian, biaya yang diperlukan dalam kegiatan ini tidak akan membebani anggaran gereja dan juga BPMK GKI Klasis Jakarta II.

Dana yang terkumpul di masing-masing gereja nantinya akan diteruskan ke Bendahara Majelis Klasis GKI Klasis Jakarta II untuk selanjutkan diserahkan ke Komisi Kespel GKI Klasis Jakarta II/Tim Pelayanan Bersama.

Apabila di antara anggota jemaat ada yang terpanggil untuk membantu masyarakat Teluk Naga, maka yang bersangkutan dapat menyalurkannya melalui Majelis Jemaat gereja setempat, yang selanjutkan akan meneruskan ke Komisi Kespel GKI Klasis Jakarta II/Tim Pelayanan Bersama.
 
Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan pelayanan bersama ini diharapkan dapat dilaksanakan sesegera mungkin setelah dana terkumpul. Dalam melakukan pelayanan ini Tim juga telah merencanakan bimbingan, antara lain pengenalan akan Koperasi Simpan-pinjam, pembukuan sederhana, mengorganisasi masyarakat serta hal-hal lain yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (skt)

 
>> Arsip

   

Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah @ 2003