|
|
Layanan Jemaat
|
|
| • |
Keanggotaan |
| • |
Layanan Baptisan |
| • |
Katekisasi & Sidi |
| • |
Layanan Pernikahan |
| • |
Konseling Pendeta |
|
|
Kegiatan Ouikumenis
|
|
| • |
Gerakan Orang Tua Asuh |
| • |
Balai Pengobatan |
| • |
Kunjungan |
| • |
Dukungan Posyandu |
| • |
Sumbangan Sosial |
|
|
Jejak Pendapat
|
Mohon Pendapat Anda tentang situs ini...>> |
|
Jelajah
|
Berikut adalah alamat beberapa situs yang kami rekomendasikan untuk anda... |
|
|
| |
|
|
|
 |
|
|
|
| Khotbah Minggu |
|
 |
|
22 Juni 2008
Matius 3 : 13 - 4 : 11
HIdup Sebagai Kekasih Allah |
“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi”. Satu pernyataan dari Allah
Bapa yang meneguhkan Yesus sebagai kekasihNya.
Pernyataan ini penting ketika kita sebagai pribadi
maupun gereja ingin hidup sebagai “kekasih Allah”
berarti hidup meneladan Yesus yang sudah membuktikan
diriNya sebagai kekasih Allah.
Ada beberapa hal yang bisa kita teladani dariNya dalam
bacaan hari ini :
- Kerendahan hati Yesus untuk mengikuti aturan baptisan
meski Dia tidak memerlukannya.
- Kesediaan untuk menahan kebutuhan pribadi (puasa) demi
menjalin relasi yang lebih akrab dengan Sang Bapa.
- Kesediaan untuk hidup seturut Firman Tuhan.
- Menolak pemanjaan diri dan kemegahan dunia, mengutamakan
Sang Bapa sebagai yang utama.
Nah, bagaimana dengan kita sebagai anak dan gerejaNya?
[RDj] |
|
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Artikel Terkini... |
|
|
Kekristenan Dan Problema Penegakan Keadilan di Indonesia - 21 Juni 2008
Bagaimanakah rakyat Indonesia dapat optimis terhadap
penegakan keadilan di negeri ini ketika segelintir oknum
pejabat dapat sebebasnya melakukan korupsi dan pemerasan
secara sistemik, bahkan dilindungi oleh oknum aparat
hukum dan elit politik, sementara kerugian negara yang
diakibatkan oleh ulah mereka harus dibayar oleh rakyat
kecil yang taat membayar pajak? Lalu, bagaimanakah orang
Kristen sepatutnya memahami konsep penegakan keadilan di
tengah realitas kehidupan yang penuh dengan kejahatan? |
|
|
Serangan Jantung dan Stroke Dapatkah Dicegah? - 21 Juni 2008
Serangan jantung selain stroke, sekarang menimpa usia yang lebih muda, dan
kalangan mana saja. Tidak selalu
sebab faktor turunan, lebih karena
kesalahan gaya hidup, kalau mereka
yang tak berbakat jantung koroner
atau stroke, masih terkena juga.
Lebih lantaran ulah sendiri, jika
penyakit yang sebetulnya dapat
dicegah itu, menimpa kita juga.
Bagaimana mudah mencegah penyakit
yang tak selalu perlu terjadi itu? |
|
|
Doa Pelepasan Kutuk dan Dosa, Perlukah? - 4 Juni 2008
Kalau Tuhan ‘sudah tidak marah’ kenapa masih bisa
kecelakaan, sakit dll? Justru di
sinilah persoalannya! Kehadiran
Tuhan dalam hidup kita seringkali
dikaitkan dengan hidup yang mulus,
lancar, tanpa masalah dan sakit
penyakit. Ini pemahaman keliru!
Justru Yesus yang bangkit itu hadir
di tengah ketakutan murid-muridNya.
Semasa hidupNya di dunia, Yesus
justru mencari dan datang pada yang
sakit. |
|
|
|
| Refleksi |
Dalang Istimewa - 4 Juni 2008
Perangkat wayang dan gamelan adalah milik desa,
tetapi di desa itu hanya ada beberapa dalang termasuk
Pak Wondo. Ketika waktu berangkat tiba, saya tercengang
melihat Pak Wondo. Ia memakai baju tradisional Jawa,
lengkap dengan blangkon dan keris. Pertunjukan baru
dimulai sekitar jam 21 dan berlangsung hingga menjelang
dinihari. Yang luar biasa adalah bahwa selama
pertunjukan itu beliau tidak pernah beranjak dari
tempatnya untuk ke belakang. |
|
|
|
Renungan |
Tetap Teguh pada Janji Allah - 1 Juli 2008
Kita patut bersyukur mempunyai Allah yang penuh dengan
kasih karunia. Allah yang selalu memberi kesempatan
kedua! Tentu ruang yang diberikan Allah ini bukanlah
ruang untuk kita boleh terus berbuat dosa kembali. Ruang
ini adalah ruang pertobatan dan memperbaiki diri. Setiap
orang beriman dan gereja harus selalu menyediakan ruang
ini buat para pendosa. Dengan demikian kita lalu boleh
menjadi saluran anugerahNya. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Yesus Tidak Bangkit? - 13 Juni 2008
Perkembangan media komunikasi memberikan kemungkinan yang sangat luas untuk
memahami secara kritis aspek-aspek utama dan fundamental dalam iman Kristen,
yang dengannya iman bertumbuh mendewasa dalam konteks yang menantang, bukan
meninabobokan. Buku ini memberikan sebuah cara pandang yang cerdas dalam
menyikapi isu-isu sensasional berkaitan dengan iman Kristen, tanpa harus
terjebak dalam kejumudan yang mewujud dalam sikap anti-kemajemukan dan
kekerasan-rohani. |
The Living Church - 13 Mei 2008
Kita memerlukan gereja yang lebih “konservatif-radikal”. “Konservatif” dalam
arti memelihara (conserve) segala sesuatu yang dituntut
oleh Alkitab, tetapi “Radikal” dalam kaitan dengan
kombinasi antara tradisi dan kesepakatan yang disebut
budaya. Oleh karena itu, melalui bukunya ini John Stott
mengulas sejumlah ciri dari gereja yang otentik atau
gereja yang hidup. |
|
|
Gembalakanlah Gembala-Gembala-Ku - 25 Maret 2008
Bertolak dari pengalaman-pengalamannya sendiri selama menjadi pendeta jemaat,
Flora menggali kembali sumber-sumber spiritualitas dari
cerita-cerita Alkitab untuk menemukan kegairahan baru dan
pembaruan identitas sebagai “gembala”. Kisah-kisah seputar
kebangkitan Yesus memberinya inspirasi untuk memahami inti
spiritualitas kristiani. Menurutnya, “perjumpaan” - yang
mewarnai kisah-kisah tersebut - merupakan jantung atau
inti spiritualitas kristiani |
Lihatlah Sang Manusia! Suatu Pendekatan pada Etika Kristen Dasar - 5 Maret 2008
Spritualitas keagamaan seorang penganut agama tertentu pada hakikatnya
selalu disandarkan pada ajaran-ajaran utama agamanya.
Ajaran-ajaran agama itu sendiri bersumber pada kekuatan
interpretatif yang menghubungkan pemahaman personal
mengenai Tuhan (Ultimate Being) dengan
pengalaman-pengalaman keseharian sebagai manusia, yang
pada gilirannya juga terhubung secara kreatif dengan
“orang-orang lain”. |
|
|
|
|
|
|
|
Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah
@ 2003 |
|
|